Sabtu, 14 Oktober 2017

Tiga Puisi

SUATU KETIKA

Ketika memandang halaman dan hari sedang hujan,
Daun-daun bebas bertebaran padahal angin berhembus
Pelan padahal dua jam lalu langit tenang, kukira senja akan
Merah dan tepat sekali ketika sunyi memandangku dari
Kejauhan, malam turun pelan-pelan.

(Solo, 2017)

MASA KECIL HUJAN

1/
Selalu menyenangkan
Menjadi anak kecil, pikirnya

Ia sama sekali tidak butuh payung.
Hanya teduh mata ibunya

Dan sedikit anggukan ketika ia meminta,
Tanda ia diperbolehkan.

Di sepanjang masa kecilnya, ia hanya
Butuh tertawa.

2/
Kini, bersama kenangan
Yang menitik di kedua matanya

Ia biarkan hujan di luar jendela
Makin deras mengguyur tubuhnya

( Solo, 2017)

NYAMUK DAN HUJAN

Mungkin karena hujan
Nyamuk beterbangan
Dan hinggap di lenganku

Mungkin karena hujan
Nyamuk kedinginan dan
Menghisap hangat darahku

Mungkin karena hujan
Ya, karena hujan makin deras
Dan menghanyutkana rumahmu.

(solo, 2017)

TENTANG PENULIS

Muhammad Habibur Rohman, lahir di Lampung, penyuka musik indie dan hujan.

Dimuat di Nusantaranews.co edisi 8 Oktober 2017
 
;